facebook KLIK PANGKAH 2 KALI UNTUK TUTUP Button Close

Viral Berapi Api

loading...

Sunday, 9 July 2017

KISAH PILU BOB BERJAYA JEJAK KAKI DI TANAH SUCI SETELAH 9 KALI DITOLAK AGEN UMRAH KARENA BERTATOO



Bob Sick telah ditolak 9 agen perjalanan umroh
tiada yang dapat menghalang kalau sudah Allah menentukan kehedaknya terhadap makhluk ciptaannya. Ia adalah zat yang maha besar, maha pencipta dan penguasa seluruh alam semesta.
Kisah berikut ini mungkin salah satu bentuk kehendak Allah. Kisah Bob Sick, seorang lelaki yang tubuhnya dipenuhi tatto akhirnya bisa beribadah dan menginjakkan kaki di Masjidil Haram, Mekkah. Berikut kisahnya
lelaki ini memilika nama asli Bob Yudhita Agung dikenal sebagai seniman kartunis berasal dari Jogjakarta. Badannya penuh tato. Dia merelakan kulit tubuhnya dijadikan tempat praktik para seniman tatoo untuk belajar.
Suatu ketika Bob Sick tiba-tiba ingin berangkat umrah mengunjungi Tanah Suci Mekkah dan berziarah ke makam Baginda Nabi Muhammad SAW. Namun niat suci dari Bob tidak berjalan seperti dirancang. Ketika dirinya mendaftar ke sebuah agen perjalanan umrah, dirinya langsung ditolak. Ada 9 agen perjalanan umroh yang telah menolak Bob Sick tanpa alasan yang jelas.
Akun Facebook Bang Gasruk menulis soal Bob :
Sebanyak 9 syarikat pengiring jemaah Haji menolaknya karena berbagai alasan tentang pandangan Agama terhadap tatoo. Sampai akhirnya agen ke-10 yang Ia datangi setuju dan akhirnya Bob Sick dapat menjalankan Ibadah Umroh di Tanah Suci Mekkah.
Bob mengaku dia menyuruh orang lain untuk menguruskan urusannya mendaftar nama, tapi katanya, 9 agen perjalanan menolak Bob. Ketika ditanya, apakah penolakan itu karena Bob penuh tato, Bob hanya menjawab : mungkin tattoo penyebabnya.
Tapi, disinilah justru kebesaran Tuhan terlihat. Bob akhirnya telah berangkat setelah sebuah agen perjalanan menyetujui membawa Bob.
Dalam sebuah foto yang viral di sejumlah sosial media memperlihatkan ketika bob berada di Masjidil Haram dengan wajah penuh tatto sambil memakai Kafiyeh.
Sumber: tambahcheeze

No comments:

Post a Comment